NARATIVE.ID Lumajang, - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Awan panas guguran meluncur sejauh 4,5 kilometer dari puncak kawah ke arah tenggara, Kamis (5/11/2026) pagi. Kawasan Besuk Kobokan menjadi salah satu wilayah yang perlu diwaspadai menyusul aktivitas tersebut.
Erupsi terjadi sekitar pukul 09.20 WIB. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan awan panas guguran bergerak ke arah tenggara dengan jarak luncur mencapai 4.500 meter.
"Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 4.500 meter mengarah ke Tenggara," ujar Yudhi kepada awak media, Kamis (5/11/2026).
Selain awan panas guguran, erupsi juga disertai letusan yang menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 700 meter di atas puncak. Asap berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau bergerak ke arah selatan dan barat daya.
Aktivitas tersebut turut terekam pada seismograf Pos Pengamatan Gunung Semeru. Data kegempaan menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter dengan durasi erupsi selama 7 menit 27 detik.
"Selain awan panas juga teramati letusan dengan tinggi kolom abu teramati 700 meter," pungkas Yudhi.
Hingga berita ini ditulis, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Pergerakan awan panas sejauh 4,5 kilometer tersebut menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar alur sungai berhulu di Gunung Semeru. Ancaman material vulkanik dan potensi awan panas susulan perlu diantisipasi dengan mengikuti informasi resmi dari petugas pengamatan gunung api dan BPBD.


▶
▶
▶
▶
▶







Narative.id Pemalang · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Lumajang · Hukum & Keamanan
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR