Narative.id Lumajang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Tanggul Sungai Glidik Jebol, Banjir Lahar Semeru Meluap hingga Pasar Tempursari Lumajang

Banjir lahar Gunung Semeru pada Senin (2/11/2026) pagi dilaporkan menyebabkan tanggul Sungai Glidik Permalu, Tempursari, Lumajang, jebol. Luapan air mengancam permukiman warga dan berdampak hingga kawasan Pasar Tempursari.
Luapan banjir lahar Gunung Semeru mengalir di kawasan Pasar Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Senin (2/11/2026) pagi. Tanggul Sungai Glidik Permalu dilaporkan jebol.
Luapan banjir lahar Gunung Semeru mengalir di kawasan Pasar Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Senin (2/11/2026) pagi. Tanggul Sungai Glidik Permalu dilaporkan jebol. · Foto: (Tangkapan layar video Threads @zumaahmd)

NARATIVE.ID Lumajang, – Jebolnya tanggul Sungai Glidik Permalu di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, menjadi salah satu dampak serius banjir lahar Gunung Semeru, Senin (2/11/2026) pagi. Luapan material dan air berwarna cokelat dilaporkan menerjang kawasan permukiman hingga area Pasar Tempursari.

Peristiwa tersebut menunjukkan besarnya tekanan aliran lahar terhadap infrastruktur pengendali sungai. Tanggul yang dilaporkan tidak mampu menahan derasnya aliran akhirnya jebol dan menyebabkan air meluber keluar dari badan sungai.

Informasi kejadian tersebut beredar melalui unggahan akun Threads @zumaahmd. Dalam keterangannya, banjir lahar disebut melanda sejumlah wilayah di lereng Gunung Semeru, termasuk kawasan aliran sungai di Kecamatan Tempursari.

Salah satu titik terdampak berada di Sungai Glidik Permalu, Dusun Pasir Rejo, Desa Purorejo. Derasnya aliran lahar dilaporkan membuat sungai tidak mampu menampung debit air sehingga tanggul mengalami kerusakan dan luapan mencapai kawasan permukiman warga.

Dampak banjir juga terlihat di kawasan Pasar Tempursari, tepatnya di sekitar Alun-alun Desa Tempursari. Rekaman video yang diunggah akun tersebut memperlihatkan aliran air berwarna cokelat melintas di depan deretan pertokoan.

Sementara itu, rekaman CCTV Curah Kobokan yang turut dibagikan akun yang sama memperlihatkan derasnya aliran lahar di kawasan hulu pada pukul 07.40 WIB.

Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru dapat mengalami peningkatan debit secara signifikan ketika kawasan puncak dan sekitarnya diguyur hujan.

Jebolnya tanggul juga menambah potensi ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Selain risiko luapan susulan, kerusakan infrastruktur sungai berpotensi memengaruhi keselamatan warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai luas wilayah terdampak, jumlah rumah yang terendam, kerusakan infrastruktur, serta kemungkinan adanya korban belum diperoleh secara terkonfirmasi.

Keterangan resmi dari BPBD maupun instansi terkait mengenai penanganan tanggul jebol dan kondisi terkini warga terdampak masih diperlukan untuk memastikan perkembangan situasi di lapangan.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
#Alam & Lingkungan#Desa#Semeru#Warga
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Lumajang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT