Narative.id Lumajang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Buaya Betina 2 Meter Terjerat Perangkap Warga di Lumajang, Polisi Turun Tangan

Seekor buaya betina sepanjang sekitar dua meter ditemukan terjerat perangkap warga di rawa dekat permukiman Dusun Kaliwelang, Desa Gondoruso, Pasirian, Lumajang. Polsek Pasirian mengevakuasi satwa tersebut dan berkoordinasi dengan BKSDA serta Damkar untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas mengevakuasi buaya betina sepanjang 2 meter yang terjerat perangkap warga di Gondoruso, Pasirian, Lumajang.
Petugas mengevakuasi buaya betina sepanjang 2 meter yang terjerat perangkap warga di Gondoruso, Pasirian, Lumajang. · Foto: (Iksan/ Narative.id)

NARATIVE.ID Lumajang, – Seekor buaya liar berukuran sekitar dua meter ditemukan terjerat perangkap warga di kawasan rawa dekat permukiman Dusun Kaliwelang, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Senin (2/11/2026) pagi.

Temuan satwa liar tersebut langsung mendapat penanganan Polsek Pasirian setelah menerima laporan dari kepala dusun setempat. Keberadaan buaya di kawasan yang berdekatan dengan permukiman dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Kapolsek Pasirian IPTU Loni Roi Madhona, S.H., mengatakan anggotanya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi bersama warga.

"Begitu menerima laporan dari kasun, anggota langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu evakuasi bersama warga. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan masyarakat sekitar karena lokasi penemuan rawa ini cukup dekat dengan permukiman," ujar Loni.

Buaya tersebut diketahui berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia satu tahun. Setelah berhasil diamankan, kepolisian berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memastikan penanganan satwa sesuai prosedur.

Penanganan lanjutan buaya tersebut kemudian diserahkan kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lumajang.

Loni mengatakan koordinasi lintas instansi dilakukan agar satwa liar tersebut mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus mencegah risiko terhadap masyarakat.

"Kami tidak hanya mengamankan fisik satwa di lokasi, tetapi juga langsung berkoordinasi dengan BKSDA melalui tim Damkar agar buaya ini mendapatkan penanganan ahli yang tepat sesuai prosedur konservasi satwa liar," katanya.

Meski situasi di Dusun Kaliwelang dilaporkan aman dan kondusif setelah evakuasi, polisi tetap meningkatkan patroli di sekitar kawasan rawa.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya satwa liar lain yang masih berada di lokasi, termasuk dugaan keberadaan induk buaya.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mendekati satwa liar apabila kembali menemukannya. Warga diminta segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman.

"Kami mengimbau warga agar tetap tenang namun senantiasa waspada, serta segera melapor kepada kepolisian jika mendapati aktivitas satwa liar lainnya," pungkasnya.

(iks/zul)

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
#Agro#Alam & Lingkungan#Desa#Semeru#Warga
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Lumajang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT