Narative.id Lumajang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Berita

Saat Air Jadi Tantangan, Lumajang Siapkan 6 Irigasi Perpompaan

Pemkab Lumajang mengajukan enam unit irigasi perpompaan di Kunir, Klakah, Pasirian, dan Tempursari untuk mengantisipasi keterbatasan air serta menjaga produktivitas petani hortikultura saat curah hujan berkurang.
Pengajuan irigasi perpompaan disiapkan untuk mendukung pengairan lahan hortikultura di Kabupaten Lumajang saat curah hujan berkurang.
Pengajuan irigasi perpompaan disiapkan untuk mendukung pengairan lahan hortikultura di Kabupaten Lumajang saat curah hujan berkurang. · Foto: Dok. Pendim 0821 Lumajang/ NARATIVE.ID
NARATIVE.ID, Lumajang, - Ketersediaan air menjadi salah satu tantangan bagi petani hortikultura saat curah hujan berkurang dan tidak merata. Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajukan enam unit irigasi perpompaan untuk mendukung pengairan di sejumlah sentra produksi.

Enam unit irigasi perpompaan itu diusulkan untuk wilayah Kunir, Klakah, Pasirian, dan Tempursari. Infrastruktur tersebut disiapkan sebagai alternatif pengairan ketika pasokan air hujan belum mencukupi kebutuhan tanaman.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, Hendra Suwandaru, mengatakan tanaman hortikultura membutuhkan ketersediaan air yang cukup dan stabil.

"Tanaman hortikultura sangat membutuhkan air yang stabil dan cukup, sehingga cukup sensitif terhadap perubahan cuaca," ujar Hendra, Jumat (2/10/2026).

Menurut Hendra, curah hujan yang rendah dapat menurunkan kelembapan tanah. Kondisi semakin menjadi perhatian karena hujan yang turun belum tentu merata di seluruh wilayah Lumajang.

Keterbatasan air dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Jika berlangsung dalam waktu panjang, kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap produktivitas dan hasil panen.

"Kalau ketersediaan air berkurang, pertumbuhan tanaman ikut terpengaruh. Dampaknya kemudian bisa sampai pada produktivitas dan jumlah panen," jelasnya.

Karena itu, pengajuan enam unit irigasi perpompaan diarahkan untuk memperkuat dukungan pengairan di kawasan sentra hortikultura. Petani nantinya diharapkan memiliki alternatif sumber air ketika kondisi hujan belum mendukung.

Namun, enam unit tersebut saat ini masih berstatus usulan. Artinya, fasilitas itu belum dapat disebut telah terbangun maupun beroperasi di lahan pertanian.

Pemkab Lumajang berharap dukungan pengairan tersebut dapat membantu petani menjaga ketersediaan air selama periode dengan curah hujan rendah, sekaligus menjaga keberlangsungan budidaya hortikultura di sejumlah wilayah.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Zuliatin
Zuliatin
Reporter / Redaksi Narative.id Lumajang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT