NARATIVE.ID, Lumajang, – Derasnya arus Sungai Besuk Koboan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, mengancam keselamatan aktivitas pertambangan pasir. Empat truk pengangkut pasir dilaporkan terjebak di tengah aliran sungai saat debit air meningkat.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
Petugas Polsek Candipuro langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area sekaligus membantu proses penyelamatan pengemudi dan evakuasi kendaraan. Beruntung, seluruh pengemudi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kapolsek Candipuro Iptu Giosian Yohanes Sinaga mengatakan, prioritas utama penanganan adalah memastikan tidak ada korban jiwa serta mencegah warga mendekati lokasi berbahaya.
“Keselamatan pengemudi dan warga menjadi prioritas. Kami juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan agar tidak menimbulkan korban,” ujar Giosian, kepada Narative.id, Minggu ( 1/11/2026 ).
Proses evakuasi melibatkan pengelola tambang CV Manfaat Manunggal Nusantara. Petugas berkoordinasi untuk mendatangkan empat unit excavator guna memperbaiki akses jalan sekaligus menarik kendaraan yang terjebak.
Setelah debit air mulai menyusut, proses penarikan truk akhirnya dapat dilakukan. Sekitar pukul 11.20 WIB, seluruh kendaraan berhasil dipindahkan ke daratan yang lebih aman.
Polisi juga melakukan pendataan terhadap identitas pengemudi dan saksi, mengumpulkan keterangan di lokasi, serta menginventarisasi kerugian materiil.
Aktivitas Tambang Diminta Tidak Dipaksakan
Peristiwa ini menjadi pengingat terhadap risiko aktivitas pertambangan pasir di sepanjang aliran sungai, terutama ketika hujan deras berpotensi meningkatkan debit air dari wilayah hulu.
Giosian meminta pengelola tambang, penambang, dan pengemudi truk lebih memperhatikan perubahan cuaca serta kondisi aliran sungai sebelum menjalankan aktivitas.
Ia menegaskan, kegiatan pertambangan harus dihentikan apabila debit air mulai meningkat dan situasi dinilai membahayakan keselamatan pekerja.
Polsek Candipuro juga berencana meningkatkan patroli dialogis di sepanjang jalur aliran sungai dan kawasan pertambangan guna mengantisipasi potensi bencana susulan.
Masyarakat dan pekerja tambang diimbau tidak memaksakan aktivitas ketika kondisi alam menunjukkan tanda-tanda bahaya.
Keselamatan pekerja semestinya menjadi pertimbangan utama dalam aktivitas pertambangan. Sebab, perubahan debit air sungai dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan siapa pun yang masih beraktivitas di dalam aliran sungai.
(zul/ iks)


▶
▶
▶
▶







Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Timur · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Malang · Warga & Sosial
Narative.id Jawa Barat · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR