Narative.id Lumajang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Dihantam Ombak Laut Selatan, Satu Nelayan Jember Hilang di Perairan Lumajang

Satu nelayan asal Banyuwangi hilang setelah perahu yang ditumpangi tiga nelayan asal Jember dan Banyuwangi terbalik dihantam ombak di perairan Pantai Pandanwangi, Lumajang, Kamis (15/10/2026). Dua nelayan selamat, sedangkan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap satu nelayan yang hilang setelah perahu terbalik dihantam ombak di perairan Pantai Pandanwangi, Lumajang
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap satu nelayan yang hilang setelah perahu terbalik dihantam ombak di perairan Pantai Pandanwangi, Lumajang · Foto: Dokumentasi BPBD/SAR setempat
NARATIVE.ID, Lumajang – Kerasnya ombak laut selatan kembali menjadi ancaman bagi nelayan. Sebuah perahu nelayan asal Kabupaten Jember terbalik di perairan Pantai Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Dua nelayan berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu lainnya masih hilang.

Peristiwa ini menyoroti tingginya risiko keselamatan nelayan saat melaut, terutama ketika menghadapi gelombang besar di perairan selatan Jawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Isnugroho, menjelaskan perahu tersebut berangkat dari Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Rabu (14/10/2026). Ketiga nelayan itu hendak mencari ikan di perairan Jaten, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Ketiga nelayan tersebut yakni Zaenal Abidin (23) dan Rahul Panji Darmawan (19), warga Kecamatan Puger, Jember, serta Rizky Andi Dhermawan (33), warga Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Musibah terjadi ketika mereka hendak kembali setelah melaut. Ombak besar menghantam perahu hingga terbalik dan membuat seluruh awaknya terjatuh ke laut.

"Ketiganya terjatuh dari perahu dan terseret arus sampai ke selatan menara pantau TNI-AU di AWR Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh," kata Isnugroho kepada Kompas.com, Kamis (15/10/2026).

Di tengah kondisi laut yang berbahaya, Zaenal dan Rahul berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menuju menara pantau. Keduanya berhasil selamat, sementara Rizky hilang terseret arus.

Setelah kejadian, dua nelayan yang selamat sempat melakukan penyisiran di sekitar pesisir untuk mencari rekannya. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Dua orang yang selamat langsung dievakuasi ke puskesmas dan saat ini sudah dipulangkan ke Jember. Tapi satu orang masih hilang," ungkap Isnugroho.

Bangkai perahu ditemukan terdampar di tepi pantai perairan Pandanwangi. Sementara itu, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Rizky dengan menyisir garis pantai dan perairan di sekitar lokasi kejadian.

"Monitoring dan pencarian masih dilakukan mengingat satu korban masih belum ditemukan, kita menyisir perairan Pandanwangi," pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, satu nelayan masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Zuliatin
Zuliatin
Reporter / Redaksi Narative.id Lumajang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT