Narative.id Lumajang · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Pertanian

10 Kelompok Tani di Sumbersari Lumajang Duduk Bersama Bahas Persoalan Pertanian

Sebanyak 10 kelompok tani dari tiga dusun di Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, menggelar musyawarah membahas berbagai persoalan dan kebutuhan pertanian. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian serta mencari solusi bersama demi pengembangan pertanian desa.
10 kelompok tani dari tiga dusun di Desa Sumbersari, Lumajang, mengikuti musyawarah untuk membahas kebutuhan dan persoalan pertanian serta memperkuat koordinasi bersama.
10 kelompok tani dari tiga dusun di Desa Sumbersari, Lumajang, mengikuti musyawarah untuk membahas kebutuhan dan persoalan pertanian serta memperkuat koordinasi bersama. · Foto: Dok: Zuliatin/ Istimewa
NARATIVE.ID, LUMAJANG — Sebanyak 10 kelompok tani di Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, menggelar musyawarah untuk membahas berbagai persoalan dan kebutuhan pertanian yang dihadapi petani setempat.

Musyawarah berlangsung di Balai Desa Sumbersari, Sabtu (3/10/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB. Pertemuan diikuti perwakilan kelompok tani dari tiga dusun.

Kepala Desa Sumbersari Adi Samaludin, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian, serta perwakilan kelompok tani hadir dalam forum tersebut.

Pertemuan menjadi ruang bagi petani untuk menyampaikan kondisi di lapangan, kebutuhan kelompok, serta persoalan yang dinilai perlu dibahas bersama.

Kehadiran PPL Pertanian juga memberi ruang bagi petani untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus memperoleh pendampingan dan informasi terkait kegiatan pertanian.

Kepala Desa Sumbersari Adi Samaludin mengatakan, kekompakan antarkelompok tani diperlukan agar persoalan pertanian di tingkat desa dapat dibahas dan dicari jalan keluarnya secara bersama.

“Musyawarah bukan hanya menjadi forum untuk menyampaikan usulan, tetapi juga menjadi sarana untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani,” kata Adi.

Menurutnya, keterlibatan kelompok tani dari tiga dusun juga diharapkan memperkuat komunikasi antara petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyatukan kebutuhan kelompok tani agar pembahasan pengembangan pertanian di Desa Sumbersari tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dengan mengusung semangat “Dari Petani untuk Petani”, hasil musyawarah diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah pengembangan pertanian desa ke depan.

Penguatan komunikasi antarkelompok tani dinilai penting agar persoalan yang muncul di lapangan dapat lebih cepat disampaikan, dibahas, dan dicarikan solusi bersama.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Zuliatin
Zuliatin
Reporter / Redaksi Narative.id Lumajang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT